Hi semuanya ap kbar boi!!!
Ini adlah entri untuk melanjutkan entri kemarin2....
Kemarin kita stuck di Vasarely dan Frank Stella okay mari kita lanjutkan....
Seniman menggunakan warna sebagai naluri keindahan sebagai simbolis tertentu. Jadi dari warna kita dapat melihat keindahan suatu lukisan dan dari warna tersebut juga mewakili sesuatu dari lukisan tersebut.
Pada zaman Yunani kuno, Phytagoras, Plato, Aristoteles warna dibagi menjadi 2 yaitu warna gelap dan warna terang.
Pada zamannya Leonardo Da Vinci, warna adlah putih. Mereka menyetujui kalo kuning campur biru = hijau. tapi merka ga ad patokan warna. lalu barulah pad tahun 1680, Sir Isaac Newton, mengeluarkan lingkaran Warna.
PAST N PRESENT
Pada waktu dulu Warna selalu berkaitan dengan AGAMA atau hal2 yg berbau rohani namun dengan beriringnya waktu, sekarang warna tidak selalu berkaitan dengan hal agama namun warna lebih berkaitan dengan luapan emosi pribadi sang seniman.
COLOR IN CONTEXT
Traditional Color
Dalam Sejarah senirupa barat warna sering digunakan utk simbol2 kekristenan contohnya :
- White (Albus) : Festival Natal dan Paskah
- Red (Ruber) : Simbol darah utk org yg mati martir
- Green (Viridis) : Warna kehidupan
- Black : Warna penguburan ato berkabung dan Perayaan Jumat Agung
- White : Matahari
- Black : Tuhan
- Sandalwood : Natural/Netral
- Hijau : Air
- Kuning : Udara
- Biru : Bumi
- Merah : Api
Okay Bab1 Tentang History n Color In Context Sudah habis sampai jumpa dientri selanjutnya.... Cao!!!







0 comments:
Posting Komentar